Showing posts with label Kuliner. Show all posts
Showing posts with label Kuliner. Show all posts

Thursday, 8 July 2021

Tips Memilih Ikan Kembung Yang Masih Segar

Indonesia merupakan sebuah negara kepulauan, maka tidak salah warganya erat dengan makanan olahan ikan, entah itu olahan ikan laut ataupun ikan air tawar. Ada banyak variasi ikan di Indonesia yang bisa kita cicipi, ditambah lagi dengan berbagai macam bumbu rempah, maka tidak heran olahan ikannya juga ada ratusan jenis.

Kalau kamu suka sekali dengan olahan ikan, tidak ada salahnya untuk mengetahui cara pilih ikan segar yang berkualitas baik dan berdaging tebal. Kamu bisa pilih jenis ikan kembung, yang mana merupakan ikan dari Indonesia yang punya kandungan tak kalah tinggi dari salmon. 

ikan kembung
Ikan Kembung


Ikan kembung enak diolah menjadi beragam masakan, di antaranya dimasak dengan cara dibakar, dikukus, atau direbus.

Berikut tips memilih ikan kembung segar, bekal bikin olahan ikan yang enak.

1. Perhatikan matanya

Ikan kembung segar memiliki ciri-ciri yakni pupil mata yang hitam dengan kornea jernih. Selain itu, mata ikan kembung cembung, cerah, dan putih cerih. Pastikan juga mata ikan kembung tidak berdarah Hindari memilih ikan yang matanya kusam. Pasalnya itu menandakan kalau ikan sudah dalam keadaan yang tidak segar.

2. Tekstur juga menentukan

Tips memilih ikan kembung segar yang kedua adalah pilih yang teksturnya elastis. Jangan ragu untuk menekan badan ikan saat akan membeli. Cek apakah tekstur daging ikan dalam keadaan padat atau tidak. Pilih tekstur daging ikan yang padat sebagai tanda ikan masih dalam keadaan segar.

3. Terdapat lendir tipis pada permukaan tubuh ikan kembung

Saat menekan tubuh ikan untuk mengecek teksturnya, rasakan juga apakah tubuh ikan berlendir atau tidak. Ikan kembung yang masih segar memiliki permukaan tubuh yang berlendir tipis, bening, dan mengilap cerah.  Namun pastikan lendir yang ada di permukaan tubuh ikan tidak lengket, berbau amis, ataupun berbau busuk.

4. Pastikan daging melekat dengan tulangnya

Setelah memilih ikan kembung segar dari mata dan permukaan tubuh. Kamu juga bisa melihat kondisi ikan kembung yang segar dari dagingnya. Ketika kamu membelah daging untuk diolah, pastikan daging melekat kuat pada tulang terutama rusuknya. Jika ikan kembung yang kamu beli di pasar memiliki ciri seperti itu, bisa dipastikan ikan tersebut masih segar.

Itu dia beberapa tips dari kami, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk Anda para pembaca


Tuesday, 2 January 2018

Varian Oleh-Oleh Istimewa yang Tak Boleh Dilewatkan dari Kota Cirebon

oleh oleh cirebon, oleh2 cirebon
photo : wikipedia



Anda pernah berkunjung ke Kota Cirebon?

Kota yang satu ini merupakan salah satu destinasi wisata favorit yang tak terlalu jauh dari ibu kota. Anda bisa memesan tiket kereta online secara mudah jika ingin mengunjungi Cirebon. Karena setiap hari selalu ada kereta yang berangkat dari dan ke Cirebon.

Jangan membayangkan kalau Cirebon adalah kota kecil yang sepi. Banyak objek wisata menarik yang bisa Anda kunjungi di kota tersebut. Selain itu, Anda juga berkesempatan membeli aneka oleh-oleh ini saat berlibur ke Cirebon:

Kerupuk Melarat

Kerupuk melarat adalah salah satu camilan sehat khas Cirebon. Kerupuk yang satu ini terbuat dari adonan sagu dan digoreng di pasir yang sudah dipanaskan. Sehingga bebas kandungan lemak dan lebih tahan lama. Harga kerupuk melarat juga sangat terjangkau sehingga cocok dijadikan oleh-oleh.

Tape Ketan

Tape ketan asli Cirebon juga menjadi salah satu oleh-oleh yang paling diminati. Tape yang terbuat dari ketan dan ragi tersebut dibungkus dengan daun pisang dalam ukuran kecil. Biasanya tape ketan Cirebon dijual dalam kemasan ember. Sebaiknya Anda memilih tape ketan yang belum benar-benar matang. Supaya tingkat kematangannya pas ketika Anda membawanya pulang. Tape ketan yang sudah matang saat dibeli akan mengandung terlalu banyak alkohol dan  rasanya jadi kurang nikmat.

Terasi Udang

Cirebon memang terkenal dengan hasil laut yang melimpah dan berkualitas. Sehingga olahan hasil laut Cirebon juga menjadi oleh-oleh populer. Salah satu yang paling istimewa adalah terasi udang. Terasi udang khas Cirebon terbuat dari bahan dasar udang yang komposisinya cukup banyak dan kesegarannya terjamin. Rasanya juga tidak terlalu asin sehingga cocok dijadikan bahan baku aneka jenis makanan.

Ikan Asin

Hasil laut lainnya yang tak kalah populer dari Cirebon adalah ikan asin. Cirebon dikenal dengan ikan asin yang berkualitas. Kalau Anda berkunjung ke kawasan pesisir Cirebon, Anda tentu leluasa memilih oleh-oleh ikan asin yang variannya sangat beragam dan harganya terjangkau. Oleh-oleh istimewa ini pasti disukai oleh hampir semua orang.

Kue Gapit

Kue gapit terbuat dari bahan dasar tepung tapioka. Teksturnya sangat tipis dan renyah menyerupai kue simping. Kini, olahan kue gapit memiliki rasa yang sangat variatif. Ada rasa kacang, keju, bawang, udang, dan masih banyak lagi. Proses pembuatan kue ini sangat unik, yaitu menggunakan dua lempengan besi super panas untuk menghasilkan tekstur kue yang tepat.

Emping

Kalau Anda menyukai camilan bercita rasa renyah, pasti Anda menyukai emping. Oleh-oleh emping khas Cirebon juga istimewa karena terbuat dari melinjo berkualitas. Kalau ingin membeli oleh-oleh, Anda bisa memilih emping yang belum digoreng. Selain rasa original, ada pula aneka rasa lainnya seperti rasa udang dan rumput laut. Anda belum tentu bisa menemukan emping dengan aneka rasa jika tidak membelinya di Cirebon.

Gula Batu

Mungkin Anda sudah jarang menemukan gula batu di pasaran. Namun, jenis gula yang satu ini masih bisa ditemukan dengan mudah di Cirebon. Uniknya, gula batu khas Cirebon memiliki rasa yang bervariasi, seperti leci dan lemon. Ketika dicampur dengan teh panas, gula batu tersebut akan menghasilkan sensasi rasa yang istimewa.

Ulasan tentang ragam oleh-oleh khas Cirebon ini pasti membuat Anda bersemangat untuk berkunjung ke sana. Yuk wujudkan rencana liburan ke Cirebon. Nikmati suasana kotanya yang indah dan siapkan oleh-oleh istimewa untuk keluarga dan sahabat yang menantikan kepulangan Anda.

Thursday, 28 September 2017

Inilah Asal Mula Kue Brownies

brownies, kue brownies, brownies cake

Brownies, siapa tidak tahu dengan kue yang satu ini, dengan rasanya yang manis, legit, penuh cokelat, dan warnanya yang juga kecoklatan, hampir semua orang menyukai brownies. Kue ini rupanya hampir dikenal diseluruh dunia, dan punya penggemar fanatik. Tapi apakah anda tahu darimana asal mulanya kue ini ?

Awal mula darimana datangnya kue cokelat ini sebenarnya tidak ada sumber yang benar-benar pasti, namun disebutkan orang yang pertama kali membuatnya adalah seorang chef dari hotel Palmer House Hotel.

Pada tahun 1893, istri pemilik dari Palmer House Hotel, Bertha Palmer meminta pastry chef hotel tersebut untuk membuatkannya sebuah kue.

Kue itu dikatakan nantinya hendak digunakan untuk oleh-oleh camilan bagi ibu-ibu kaum sosialita di Chicago, saat acara World’s Columbian Exposition berlangsung.

Tapi Bertha Palmer memiliki syarat tersendiri untuk kuenya, yaitu kue tersebut harus berbentuk kecil, tidak sebesar pie atau cake, mudah dimakan, dan juga mudah di masukkan dalam bekal makanan.

Setelah mendapat permintaan seperti itu sang chef pun mulai berkreasi dengan membuat resep baru, hasilnya, ia membuat brownies pertama dengan memakai kacang walnut dan selai buah aprikot sebagai topping dan tambahannya.

Tidak disangka ternyata kue brownies itu disukai oleh kalangan bangsawan. Mereka mulai menghadirkan kue brownies di berbagai acara, dan kue brownies pun semakin naikdaun karena cita rasanya yang memang enak.

Walaupun sudah dibuat sejak lama, resep brownies baru tercatat pada buku resep resmi yang di terbitkan pada tahun 1896 dengan judul Boston Cooking – School Cook Book oleh Fannie Farmer.


Hingga sekarang, berbagai resep brownies terus bermunculan, dan di Indonesia sendiri brownies juga menjadi kue favorit dengan barbagai macam varian topping.

Saturday, 24 September 2016

Kopi, Minuman yang Kaya Akan Cita Rasa

kopi, coffe, coffe bean
Kopi itu hitam, tapi hitamnya itu yang membuat penasaran, kopi itu pahit, tapi pahitnya itulah yang membuat kita semakin tertarik untuk mencicipinya. Jadi jika ada yang beranggapan kopi itu seksi saya sependapat. Tapi seksinya kopi bukan karena sekedar khasiatnya, tapi karena cita rasanya yang kompleks mampu membuat kopi dikatakan sebagai minuman yang seksi.
Pasalnya, tidak ada minuman lain yang memiliki sejuta cita rasa seperti kopi.
Surip Mawardi mengatakan "Kopi itu minuman seksi. Ada 10 komponen cita rasa yang bisa dirasakan penikmatnya," kata beliau yang kini menjabat sebagai Ketua Dewan Penasehat Asosiasi Kopi Specialty Indonesia di Jakarta.
Jika kopi diseduh dengan benar sepuluh komponen cita rasa kopi itu dapat dirasakan. Mulai dari tingkat kekentalan kopi, aroma, preferensi, tingkat keasaman, after taste,  keunikan cita rasa, dan lain sebagainya.
"Keunikan dari cita rasa kopi dipengaruhi oleh letak geografis dimana kopi ditanam," kata Surip Mawardi lagi.
Saat ini kopi sudah seperti selebritis. Dalam kurun waktu 5-10 tahun kopi banyak dibicarakan dan digemari kalangan anak muda, lanjutnya.
"Sekarang sudah jadi seperti gaya hidup. Nongkrong di kafe mana, ngobrol berlama-lama sambil minum kopi," katanya.


Wednesday, 31 August 2016

Anda Penyuka Kopi ? Bisa Jadi Faktor Keturunan

kopi, coffe


Ada sebuah fakta unik yang berhubungan dengan kopi. Jika kamu menyukai minuman dengan rasa pahit khas ini, ada kemungkinan hal tersebut adalah turunan dari orang tua anda.

Beberapa ilmuwan dari Italia mengatakan hal tersebut dapat dibuktikan secara ilmiah. Bahwa mereka yang menyukai kopi, ada kemungkinan besar adalah faktor keturunan dari orang tuanya sendiri.

Menurut laporan The Local, ilmuwan menganalisis DNA sekaligus kebiasaan minum kopi dari 1.100 relawan di Italia. Kemudian setelah dilakukan uji coba dan pengumpulan data, mereka menemukan sebuah gen yang ada korelasinya dengan pengaruh turunan jumlah konsumsi kopi. 

Hasilnya, subjek yang memiliki gen atau garis turunan penyuka kopi rata-rata minum kopi satu cangkir perharinya. Tapi hal tersebut tidak berlaku bagi mereka yang tidak memiliki gen tersebut. 

Dikutip dari Thedailymeal,  Kamis (1/9/2016). Teori ini menyimpulkan bahwa ternyata kafein bisa memperlambat metabolisme gen, sehingga turunannya juga mendapat dorongan untuk konsumsi, atau bahkan lebih menyukai kopi. 

Sedangkan mereka yang tidak punya gen atau garis keturunan penyuka kopi, metabolisme kafein mereka lebih cepat. Sehingga tak ada kecenderungan untuk terus konsumsi kopi, atau menyukai minuman kopi. Dan Perlu diketahui, setelah penelitian dilakukan di Italia, penelitian serupa dilakukan juga di Belanda dan ternyata mendapatkan hasil yang sama.